Serba Serbi Cinta


Miris hati ini melihat dan membaca pemberitaan di media masa minggu lalu, seorang siswi MTS dibunuh oleh pacarnya sendiri dan jasadnya di masukkan ke dalam kardus. Sungguh sadis.

Setelah ditelusuri alas an pembunuhan itu adalah karena si korban minta dijadikan tunangan, karena ternyata mereka sudah pernah berhubungan di luar nikah. Na’uzubillah.

Bila kita simak kejadian di atas, sangatlah aneh dirasa, mengapa orang yang saling cinta dan mencinta tega membunuh hanya karena ingin diajak nikah?

Apakah ini cinta namanya? Atau hanya kedustaan atas nama cinta?

Sobat, hari ini banyak orang yang mengatas namakan cinta melakukan apa saja yag ia kehendaki tanpa melihat dampak dan ancaman yang akan menerpa.  Banyak anak muda sekrang yag terjerumus ke pergaulan bebas dengan mengatasnamakan cinta. Dan atasnama cinta  saat si gadis hamil di luar nikah ia tega menguurkan kandungannya, Na’uzubillah.

Bro…

Coba deh kita renungi lagi, apakah ini cinta namanya?

Cinta itu agung, karena ia adalah karya Yang Maha Agung.

Cinta berarti Cerita Indah Tanpa celA, ya…tanpa cela…

Hari ini kedustaan demi kedustaan muncul atas nama cinta, padahal orang yag mencintai takkan pernah mau menyakiti yang dicintainya.

Analoginya begini : jika kita punya motor, dan motor itu kita dapat dengan susah payah, tentunya kita akan menjaganya, merawatnya dan memperhatikannya dengan benar bukan?

Hanya orang idiot yang menghancurkan motornya sendiri, merusaknya bahkan menabrak-nabrakkannya ketembok sampai hancur, gila!

Begitupula dengan Cinta, bila kita benar mencintai maka kita tak kan pernah menyakiti orang yang kita cintai, ga mungkin kita mau mencuri start dengan merayunya untuk “Nyamar” bareng,  bodohlah.

Laki-laki sejati adalah yang sangat menghargai wanita, bila ia jatuh cinta maka cintanya mampu membawanya ke hadapan calon mertua untuk melamar anaknya. Bagaimanapun kondisinya….

Wanita hebat adalah yang berani memngatakan tidak pada setiap laki-laki yang datang hanya untuk menjajakan cinta palsunya, dan tegas berkata “Lamar aku kalau kamu cinta aku!”

Kalau kamu memang belum merasa sanggup tuk menjadi pecinta sejati, maka berpuasalah, puasa mulut, mata, dan hati, karena itu lebh baik bagi kamu bro….

Jangan dibutakan leh cinta, karena cinta memang terkadang membuatmu buta dan tuli, mencintai itu adalah fitrah, menjaga cinta adalah indah, dan mennjadi pecinta sejati adalah anugrah…berjuanglah untuk benar-benar mencintai karena Allah…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s